Antam Hadirkan Emas 3D Karapan Sapi dan Koin Perak Bromo untuk HUT ke-81 RI

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) meluncurkan produk logam mulia tematik untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Antam menghadirkan Emas Batangan Karapan Sapi seberat 17 gram serta Koin Perak Gunung Bromo dengan bobot 1 troy ounce atau 31,103 gram.

Antam mulai menawarkan kedua produk tersebut melalui seluruh kanal penjualannya sejak 7 Agustus 2026. Perusahaan mengusung desain relief tiga dimensi hingga 0,5 milimeter untuk menampilkan kekayaan budaya dan alam Indonesia.

Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial ANTM Handi Sutanto mengatakan desain tersebut merepresentasikan semangat perjuangan, persatuan, dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Antam Mengangkat Karapan Sapi sebagai Simbol Semangat Kemajuan

Antam menggunakan Karapan Sapi dari Madura sebagai tema produk emas batangan edisi kemerdekaan. Desain tersebut menggambarkan nilai keberanian, ketangkasan, disiplin, serta tekad untuk terus bergerak maju.

Emas batangan Karapan Sapi menggunakan Fine Gold 999.9. Antam melengkapinya dengan teknologi relief tiga dimensi dan microtext bertuliskan “ANTAM” sebagai bagian dari fitur keamanan produk.

Sementara itu, Antam mengangkat Gunung Bromo sebagai tema koin perak. Perusahaan menggunakan Fine Silver 999.5 dan menambahkan fitur rainbow effect, micro graphic, micro text “ANTAM”, serta relief tiga dimensi.

Antam Perkuat Komitmen ESG melalui Produk Tematik

Peluncuran produk edisi kemerdekaan juga memperkuat komitmen Antam terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan menerapkan rantai pasok yang mengikuti standar London Bullion Market Association (LBMA).

Di sisi bisnis, Antam mencatat pertumbuhan penjualan logam mulia pada kuartal I/2026. Penjualan emas mencapai Rp23,89 triliun, naik sekitar 11% dibandingkan Rp21,61 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Antam juga membukukan penjualan logam mulia sebanyak 8.464 kilogram atau setara dengan 272.124 troy ounce. Pada periode yang sama, penjualan bersih perseroan tumbuh 12% secara tahunan menjadi Rp29,32 triliun.

Pasar domestik menjadi kontributor utama dengan menyumbang Rp28,31 triliun atau sekitar 97% dari penjualan bersih Antam pada kuartal I/2026.

Kinerja penjualan tersebut turut mendorong laba bersih Antam naik 58% secara tahunan menjadi Rp3,66 triliun. Laba bersih per saham dasar juga meningkat menjadi Rp141,77 dari Rp88,69 pada kuartal I/2025.

 

Previous Post Next Post