Harga Emas Antam Kembali Menguat, Naik Rp15.000 per Gram Seiring Tren Positif Emas Global

emasnaik.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak naik pada perdagangan terbaru. Kenaikan ini melanjutkan tren positif setelah harga logam mulia dunia menguat akibat pelemahan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Berdasarkan daftar harga resmi Logam Mulia Antam, harga emas naik Rp15.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga ikut meningkat dengan besaran yang sama. Pergerakan tersebut memberi sinyal bahwa pasar emas domestik masih memperoleh dukungan dari sentimen global.

Kenaikan harga emas Antam terjadi ketika pelaku pasar terus mencermati perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat. Investor juga menunggu arah suku bunga Federal Reserve yang masih menjadi faktor utama penentu pergerakan harga emas dunia.

Harga Emas Antam dan Buyback Sama-Sama Mengalami Kenaikan

Harga emas Antam kini berada di level Rp2.044.000 per gram setelah naik Rp15.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.029.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, nilai buyback emas Antam juga meningkat Rp15.000 menjadi Rp1.888.000 per gram. Sebelumnya, harga buyback tercatat sebesar Rp1.873.000 per gram.

Kenaikan harga jual dan buyback menunjukkan permintaan terhadap logam mulia masih tetap terjaga. Selain itu, kondisi tersebut mencerminkan sentimen positif dari pasar emas internasional yang mulai pulih dalam beberapa hari terakhir.

Bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas Antam, perusahaan menetapkan transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran pajak mencapai 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sementara itu, konsumen tanpa NPWP dikenakan tarif 3 persen.

Potongan pajak tersebut langsung berlaku pada nilai transaksi buyback sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Daftar Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Selain mengumumkan harga satu gram, Antam juga merilis harga untuk berbagai ukuran emas batangan. Perbedaan harga mengikuti berat masing-masing produk.

Berikut daftar harga emas Antam terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.072.000
  • 1 gram: Rp2.044.000
  • 2 gram: Rp4.028.000
  • 3 gram: Rp6.017.000
  • 5 gram: Rp9.995.000
  • 10 gram: Rp19.935.000
  • 25 gram: Rp49.712.000
  • 50 gram: Rp99.345.000
  • 100 gram: Rp198.612.000
  • 250 gram: Rp496.265.000
  • 500 gram: Rp992.320.000
  • 1.000 gram: Rp1.984.600.000

Harga tersebut berlaku di butik Logam Mulia Antam dan dapat berubah mengikuti perkembangan pasar.

Di sisi lain, pembelian emas batangan juga dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 22. Konsumen dengan NPWP dikenakan tarif 0,45 persen. Sementara itu, pembeli tanpa NPWP dikenakan tarif sebesar 0,9 persen. Setiap transaksi akan disertai bukti potong pajak sesuai aturan yang berlaku.

Penguatan Emas Global Menjadi Sentimen Positif

Pergerakan harga emas Antam tidak terlepas dari perkembangan harga emas dunia. Dalam beberapa perdagangan terakhir, logam mulia internasional berhasil menguat setelah dolar Amerika Serikat melemah.

Pelemahan dolar membuat harga emas menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia meningkat sehingga harga ikut terdorong naik.

Selain itu, pelaku pasar juga mulai memperkirakan Federal Reserve tidak akan terlalu agresif menaikkan suku bunga setelah data inflasi Amerika Serikat bergerak sesuai ekspektasi. Kondisi tersebut ikut mengurangi tekanan terhadap harga emas global.

Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai ketika ketidakpastian ekonomi meningkat. Oleh sebab itu, setiap perubahan kebijakan bank sentral Amerika Serikat selalu memberikan dampak besar terhadap pergerakan logam mulia.

Investor juga masih memantau perkembangan ekonomi global, termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi geopolitik. Ketiga faktor tersebut diperkirakan tetap menjadi penentu utama arah harga emas dalam beberapa bulan mendatang.

Prospek Harga Emas Masih Dipengaruhi Kebijakan The Fed

Meski harga emas Antam kembali naik, pelaku pasar tetap bersikap hati-hati. Mereka masih menunggu keputusan Federal Reserve mengenai arah suku bunga acuan.

Apabila bank sentral Amerika Serikat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, harga emas berpotensi menghadapi tekanan. Sebaliknya, jika peluang penurunan suku bunga semakin besar, emas berpeluang melanjutkan penguatannya.

Di dalam negeri, kenaikan harga emas Antam memberikan peluang bagi investor jangka panjang. Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar sebelum melakukan transaksi.

Dengan dukungan sentimen positif dari pasar global dan meningkatnya minat terhadap aset safe haven, harga emas Antam berpotensi tetap bergerak fluktuatif. Investor pun disarankan terus memantau perkembangan ekonomi internasional agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.

Previous Post Next Post