Syailendra Capital Bidik AUM Rp200 Miliar dari ETF Emas Syariah

PT Syailendra Capital membidik dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp100 miliar hingga Rp200 miliar dari produk ETF emas syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) dalam satu tahun perdagangan.

Syailendra Capital meluncurkan XSGO di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin, 10 Agustus 2026. Produk tersebut menawarkan alternatif investasi emas melalui instrumen pasar modal dengan mekanisme perdagangan yang fleksibel.

Presiden Direktur Syailendra Capital Fajar Hidayat mengatakan perusahaan ingin menghadirkan investasi emas yang lebih mudah sekaligus memberikan akses yang efisien bagi investor.

“Kami punya target sih mungkin tahun ini Rp100—Rp200 miliar,” ujar Fajar saat ditemui di BEI, Senin (10/8/2026).

Syailendra Capital Mengandalkan Fleksibilitas ETF Emas

Syailendra Capital menawarkan XSGO melalui pasar primer dan pasar sekunder. Investor ritel dapat membeli produk tersebut di pasar sekunder dengan minimum satu lot atau 100 unit yang nilainya sekitar Rp100.000.

Sementara itu, investor yang menggunakan pasar primer dapat melakukan pembelian melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai dealer partisipan. Mekanisme tersebut membutuhkan pembelian minimal setara 500 gram emas atau sekitar Rp1,5 miliar dengan asumsi harga emas Rp3 juta per gram.

Hingga Juni 2026, data Bareksa mencatat AUM Syailendra Capital mencapai Rp37,97 triliun. Dengan demikian, target AUM ETF emas sebesar Rp100 miliar hingga Rp200 miliar hanya mencerminkan porsi sekitar 0,52% dari total AUM perusahaan.

Pegadaian Menyediakan Emas sebagai Aset Dasar XSGO

XSGO menggunakan Electronic Gold Receipt (EGR) yang memperoleh dukungan emas fisik. PT Pegadaian berperan sebagai Gold Custody sekaligus Gold Provider yang menyediakan dan menyimpan emas tersebut.

Pegadaian juga menyediakan kuotasi harga emas sebagai salah satu referensi untuk menghitung nilai XSGO. Mekanisme tersebut membuat investor tidak perlu membeli ataupun menyimpan emas secara fisik secara langsung.

Selain menawarkan kemudahan kepemilikan, Syailendra Capital menilai ETF emas dapat membantu investor mengakses aset emas melalui pasar modal dengan cara yang lebih fleksibel.

Syailendra Capital Perkuat Edukasi Investasi Emas

Syailendra Capital juga berencana meningkatkan edukasi masyarakat mengenai investasi berbasis emas. Perusahaan ingin membantu investor memahami fungsi emas serta menentukan perannya dalam portofolio investasi jangka panjang.

Fajar menilai peluncuran XSGO tidak hanya memperluas pilihan produk investasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan strategi diversifikasi berbasis emas kepada masyarakat.

Pada hari pertama perdagangan, XSGO tercatat menguat 4,80% ke level Rp1.070. Pergerakan tersebut menjadi awal perdagangan produk ETF emas syariah yang dikembangkan Syailendra Capital di BEI.

 

Previous Post Next Post