Harga Emas Antam Logam Mulia Hari ini Melonjak, Tembus Rp2.9 Juta Lagi
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Antam Melonjak dan Kembali Tembus Rp2,9 Juta per Gram pada 8 April 2026

Antam menaikkan harga emas batangan di butik Logam Mulia Jakarta
Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk. kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu, 8 April 2026. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pukul 08.28 WIB, harga emas batangan ukuran 1 gram di butik LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, mencapai Rp2.900.000 per gram.
Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga emas berada di level lebih rendah. Dengan lonjakan sebesar Rp50.000, emas Antam kembali menembus level psikologis Rp2,9 juta per gram, yang mencerminkan penguatan minat pasar terhadap logam mulia.
Antam turut menaikkan harga buyback seiring kenaikan harga jual
Sejalan dengan kenaikan harga jual, Antam juga meningkatkan harga buyback atau pembelian kembali emas. Pada hari yang sama, harga buyback tercatat mencapai Rp2.664.000 per gram.
Nilai tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp95.000 dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan buyback ini memberi sinyal bahwa nilai jual kembali emas ikut menguat, sehingga menarik bagi investor yang mempertimbangkan realisasi keuntungan.
Kenaikan harga domestik mengikuti penguatan emas global
Pergerakan harga emas Antam tidak terlepas dari tren global yang juga menunjukkan penguatan. Data Refinitiv mencatat harga emas dunia berada di posisi US$4.702,50 per troy ons pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2026.
Harga tersebut naik 1,2% dan berhasil menghentikan tren penurunan yang sebelumnya terjadi selama dua hari berturut-turut. Momentum ini kemudian berlanjut pada perdagangan berikutnya.
Harga emas dunia melonjak dan kembali ke level US$4.800 per troy ons
Pada Rabu pagi, 8 April 2026 pukul 06.26 WIB, harga emas global kembali melonjak signifikan. Harga emas naik 2,3% hingga menyentuh level US$4.809,65 per troy ons.
Capaian ini menandai kembalinya harga emas ke level US$4.800 per troy ons untuk pertama kalinya sejak 18 Maret 2026. Lonjakan tersebut memperkuat sentimen positif di pasar emas, baik global maupun domestik.
Kenaikan harga mempertegas peran emas sebagai aset lindung nilai
Penguatan harga emas di pasar global dan domestik kembali menegaskan posisi emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi. Ketika pasar menghadapi ketidakpastian, investor cenderung beralih ke emas untuk menjaga nilai aset mereka.
Dengan tren kenaikan yang terjadi saat ini, emas Antam kembali menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat dalam berinvestasi dan melindungi kekayaan dari risiko inflasi.
