Harga Buyback Emas Antam Naik 10,38% hingga Hari Ini Kamis (9/4)
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Buyback Emas Antam Menguat 10,38% pada 9 April 2026
Pasar mencatat kenaikan signifikan harga buyback emas Antam sepanjang 2026
Harga buyback emas Antam pada Kamis, 9 April 2026, menunjukkan penguatan signifikan sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data Logam Mulia, harga buyback tercatat berada di level Rp2.605.000 per gram.
Meski demikian, harga tersebut mengalami penurunan harian sebesar Rp59.000. Posisi ini juga masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat mencapai Rp2.989.000 pada akhir Januari 2026.
Namun secara kumulatif, harga buyback emas Antam tetap mencatat kenaikan sebesar 10,38 persen sejak awal tahun. Kenaikan ini mencerminkan tren positif di pasar logam mulia yang masih dipengaruhi berbagai faktor global.
Investor memanfaatkan selisih harga buyback untuk meraih keuntungan
Transaksi buyback menjadi salah satu strategi yang digunakan investor untuk mendapatkan keuntungan dari emas. Dalam praktiknya, buyback merupakan proses menjual kembali emas, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan, kepada pihak produsen atau penjual.
Harga buyback biasanya lebih rendah dibandingkan harga jual. Meski begitu, investor tetap dapat memperoleh keuntungan apabila selisih antara harga beli dan harga jual cukup besar.
Oleh karena itu, pelaku pasar cenderung memantau pergerakan harga secara berkala untuk menentukan waktu terbaik dalam melakukan transaksi jual kembali.
Pemerintah menerapkan pajak PPh 22 pada transaksi buyback emas
Pemerintah memberlakukan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam. Ketentuan ini mengacu pada regulasi yang berlaku di Indonesia.
Penjualan emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus memastikan transparansi dalam transaksi logam mulia.
Analis memproyeksikan harga emas global terus menguat sepanjang 2026
Pergerakan harga buyback emas Antam tidak terlepas dari dinamika harga emas global. Sejumlah analis memproyeksikan harga emas dunia berpotensi terus menguat sepanjang 2026.
Analis komoditas sekaligus Founder Traderindo, Wahyu Laksono, memperkirakan harga emas akan menguji level resistance pada kisaran US$5.000 hingga US$6.000 per troy ounce pada periode April hingga Juni 2026.
Selain itu, pada paruh kedua tahun, harga emas diprediksi semakin menguat seiring peluang pelonggaran kebijakan moneter global, termasuk potensi penurunan suku bunga oleh The Fed.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik dan risiko perlambatan ekonomi global juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas. Kondisi ini dapat mendorong inflasi, terutama akibat kenaikan harga energi.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, analis memperkirakan level support harga emas berada di kisaran US$3.000 hingga US$4.000 per troy ounce hingga akhir tahun.
