Harga Emas Kolaps, Saham ANTM-BRMS Ikut Menderita
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Dunia Anjlok, Saham Logam Mulia Indonesia Ikut Tertekan

Emas Dunia Ambruk 4% dan Tekan Saham ANTM-BRMS
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas dunia anjlok drastis pada perdagangan Senin (2/2/2026), menimbulkan tekanan pada saham-saham logam mulia Indonesia. Data pasar mencatat harga emas dunia merosot 4,09% ke level US$4.665,27 per troy ons, bahkan sempat menyentuh titik terendah intraday US$4.403,24. Penurunan ini memperpanjang koreksi emas selama tiga hari terakhir hingga mencapai 13,6%, menghapus sebagian besar kenaikan yang terjadi sejak awal Januari.
Koreksi Harga Emas Dorong Profit Taking Investor
Koreksi tajam terjadi setelah emas mencatat kenaikan bulanan keenam berturut-turut dengan total penguatan lebih dari 13% sepanjang Januari. Para analis menyebut aksi ambil untung dipicu kombinasi ekspektasi suku bunga The Fed, penguatan dolar AS, dan arus makro global. Suki Cooper, kepala riset komoditas global Standard Chartered Bank, menyatakan bahwa pasar memang sudah waktunya koreksi, dan aksi jual ini merupakan respons alami terhadap euforia harga sebelumnya.
Penunjukan Kevin Warsh Picu Kenaikan Tekanan Jual
Ekspektasi pasar yang hawkish semakin mempercepat penurunan harga emas setelah Presiden AS Donald Trump menunjuk mantan Gubernur The Federal Reserve Kevin Warsh sebagai calon pengganti Jerome Powell. Penunjukan ini memicu kekhawatiran akan kebijakan moneter lebih ketat, sehingga investor melakukan profit taking di logam mulia. Kondisi likuiditas global yang ketat juga diperburuk oleh partial US Shut Down dan penerbitan obligasi dengan yield tinggi, menambah tekanan pada pasar emas.
Saham Logam Mulia RI Terseret Turun Bersamaan
Tekanan harga emas dunia menjalar ke lantai Bursa Efek Indonesia, mendorong penurunan saham logam mulia secara signifikan. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tercatat turun -14,95%, Archi Indonesia Tbk (ARCI) melemah -14,93%, dan J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) anjlok -14,91%. Saham Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) jatuh -14,81%, Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) turun -14,80%, Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melemah -9,92%, dan Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun -9,50%. United Tractors Tbk (UNTR) menjadi yang paling stabil meski turun -6,14%.
Investor Diminta Tetap Waspada terhadap Volatilitas
Koreksi harga emas dan penurunan saham logam mulia menegaskan sifat pasar yang sangat fluktuatif. Investor diimbau memantau pergerakan pasar secara cermat sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas masih tinggi akibat faktor global dan domestik yang saling memengaruhi.
