Ramalan Harga Emas Tembus US$10.000 per Troy Ons pada 2030
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Global Diproyeksikan Tembus US$10.000 per Troy Ons pada 2030

Harga emas global diperkirakan melanjutkan tren penguatan jangka panjang dan berpotensi menembus level US$10.000 per troy ons pada 2030. Proyeksi tersebut muncul seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, pergeseran preferensi investasi dari dolar Amerika Serikat ke emas, serta pembelian agresif oleh bank sentral berbagai negara.
Perkiraan tersebut menempatkan emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah perubahan lanskap ekonomi dan keuangan global. Dengan kurs Jisdor Rp16.838 per dolar AS, harga tersebut setara sekitar Rp168,3 juta per troy ons.
Ketegangan Geopolitik Mendorong Investor Beralih ke Emas
Praktisi Pasar Modal sekaligus Co-Founder PasarDana, Hans Kwee, menjelaskan bahwa sejumlah lembaga internasional seperti Bank of America, Goldman Sachs, dan Deutsche Bank masih melihat ruang kenaikan harga emas sekitar 20 persen ke depan. Hans menilai meningkatnya tensi geopolitik mendorong investor global mengalihkan dana ke aset aman seperti emas.
Hans menambahkan bahwa kebijakan perang tarif yang dijalankan Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut merugikan investor dan melemahkan kepercayaan terhadap dolar. Kondisi tersebut membuat investor enggan menahan dolar dan memilih emas sebagai alternatif penyimpan nilai, sekaligus mendorong bank sentral meningkatkan cadangan emas.
Pelemahan Ekonomi Global Memperkuat Tren Kenaikan Harga Emas
Selain faktor geopolitik, Hans menilai dunia tengah memasuki fase pergeseran sistem keuangan yang mengurangi dominasi dolar dan meningkatkan peran emas. Ia memproyeksikan harga emas pada 2026 masih akan tumbuh seiring pelemahan ekonomi global, kebijakan moneter yang akomodatif, risiko geopolitik yang tetap tinggi, serta ekspektasi penurunan nilai dolar AS.
Permintaan dari investor swasta juga terus meningkat, memperkuat reli harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menciptakan dorongan berkelanjutan bagi harga emas untuk bergerak ke level yang lebih tinggi.
JP Morgan Memperkirakan Harga Emas Capai US$5.000 pada 2026
Sebelumnya, JP Morgan mencatat harga emas melonjak hingga 55 persen sepanjang 2025 dan untuk pertama kalinya menembus level US$4.000 per ons pada Oktober. Head of Global Commodities Strategy JP Morgan, Natasha Kaneva, menyebut kekhawatiran perdagangan global, melemahnya permintaan dolar, dan pembelian besar oleh bank sentral menciptakan fondasi kuat bagi reli emas.
JP Morgan memperkirakan harga emas mencapai US$5.000 per ons pada akhir 2026, dengan harga rata-rata kuartal IV/2026 sebesar US$5.055 per ons dan meningkat menuju US$5.400 per ons pada akhir 2027.
