Harga Emas Dunia Diramal Makin Berkilau, Mampu Tembus US$6.000?

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Bisa Tembus US$6.000 pada 2026

Pegawai menunjukan emas batangan di kantor cabang Pegadaian di Depok, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Analis memproyeksikan harga emas dunia akan terus menguat sepanjang 2026 dan berpotensi menembus US$6.000 per troy ounce. Prediksi ini muncul setelah emas mencatat kinerja luar biasa sepanjang 2025, dengan kenaikan signifikan yang menegaskan statusnya sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Bank Investasi Global Revisi Target Harga Emas Akhir 2026

Sejumlah bank investasi internasional menaikkan proyeksi harga emas mereka untuk 2026. Goldman Sachs menyesuaikan target akhir tahun menjadi US$5.400 per troy ounce dari sebelumnya US$4.900, sementara J.P. Morgan memprediksi harga bisa mencapai US$6.300 per troy ounce pada kuartal IV. Morgan Stanley memproyeksikan rata-rata harga emas berada di US$4.600, dengan skenario bullish mencapai US$5.700 pada paruh kedua 2026. Revisi ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari investor swasta dan bank sentral di berbagai negara.

Risiko Geopolitik dan Permintaan Bank Sentral Dorong Kenaikan Harga

Tiffani Safinia dari Research and Development ICDX menjelaskan bahwa risiko geopolitik tetap tinggi dan menjadi faktor utama penguatan emas. Ketegangan Timur Tengah antara Israel dan Iran, perang Rusia-Ukraina, serta persaingan strategis Amerika Serikat dan China mendorong investor untuk meningkatkan alokasi portofolio ke emas. Permintaan struktural dari bank sentral global juga tetap besar, mencapai sekitar 863 ton sepanjang 2025, yang mendorong kenaikan harga lebih lanjut.

Kebijakan Moneter Longgar Memperkuat Daya Tarik Emas

Lonjakan harga emas pada 2025 terjadi akibat kombinasi faktor makroekonomi dan geopolitik. Federal Reserve memangkas suku bunga tiga kali, total 75 basis poin, melalui keputusan FOMC, sehingga memicu minat investor mengalihkan sebagian portofolio ke emas. Pergerakan dolar AS yang fluktuatif semakin meningkatkan daya tarik logam mulia ini sebagai instrumen lindung nilai.

Emas Terus Menjadi Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian

Harga emas yang melonjak sekitar 64 persen sepanjang 2025 dan mencatat 53 rekor tertinggi sepanjang masa menegaskan emas sebagai aset andalan bagi investor yang mencari stabilitas. Dengan kombinasi faktor geopolitik, permintaan institusi, dan dinamika pasar global, emas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama untuk melindungi nilai kekayaan pada 2026.

Previous Post Next Post