Harga Emas Turun, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Berinvestasi

Harga Emas Antam Turun pada 6 April 2026, Investor Perlu Hindari Kesalahan Saat Berinvestasi

Karyawan memperlihatkan logam mulia Antam di Jakarta, Rabu (10/12/2025)./JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) melemah pada perdagangan Senin, 6 April 2026 di Jakarta. Penurunan ini mendorong investor untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan agar tetap menjaga potensi keuntungan di tengah fluktuasi pasar.

Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp26.000 menjadi Rp2.831.000. Sementara itu, ukuran 0,5 gram ikut melemah Rp13.000 ke level Rp1.465.500.

Penurunan juga terjadi pada berbagai pecahan lain. Emas 2 gram dibanderol Rp5.602.000, sedangkan ukuran 5 gram mencapai Rp13.930.000 dan 10 gram sebesar Rp27.805.000. Untuk ukuran lebih besar, emas 25 gram dijual Rp69.387.000.

Adapun emas 50 gram turun ke Rp138.695.000 dan ukuran 100 gram berada di Rp277.312.000. Bahkan, emas 500 gram tercatat Rp1.385.820.000, sementara ukuran 1.000 gram mencapai Rp2.771.600.000.

Di sisi lain, harga buyback tetap berada di kisaran Rp2,57 juta per gram. Pemerintah juga mengenakan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, yakni PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP untuk transaksi di atas Rp10 juta.

Investor memastikan kemurnian emas sebelum melakukan pembelian

Investor perlu memastikan kemurnian emas sebelum membeli untuk menghindari potensi kerugian. Emas batangan umumnya memiliki kadar kemurnian tinggi sehingga lebih sesuai untuk investasi dibandingkan emas perhiasan.

Sebaliknya, emas perhiasan biasanya mengandung campuran logam lain yang dapat memengaruhi nilai jual kembali. Oleh karena itu, pemilihan jenis emas menjadi langkah awal yang menentukan hasil investasi.

Investor menjaga keamanan penyimpanan emas untuk melindungi aset

Investor harus menjaga keamanan penyimpanan emas agar aset tetap terlindungi. Meskipun emas mudah disimpan dan dipindahkan, kondisi ini justru meningkatkan risiko kehilangan.

Karena itu, investor dapat memanfaatkan brankas pribadi atau layanan penitipan resmi sebagai solusi penyimpanan. Langkah ini membantu menjaga nilai investasi dalam jangka panjang.

Investor membandingkan harga sebelum membeli emas di berbagai tempat

Investor sebaiknya membandingkan harga emas sebelum melakukan pembelian. Perbedaan harga antar penjual dapat memengaruhi potensi keuntungan yang diperoleh.

Dengan membandingkan harga dari beberapa sumber terpercaya, investor dapat memperoleh nilai terbaik sekaligus meminimalkan risiko kerugian akibat selisih harga.

Investor menetapkan tujuan investasi agar strategi lebih terarah

Investor perlu menetapkan tujuan investasi sejak awal agar strategi yang digunakan lebih terarah. Jika targetnya jangka panjang, emas batangan menjadi pilihan yang lebih tepat dibandingkan perhiasan.

Hal ini karena biaya pembuatan pada perhiasan tidak dihitung dalam harga jual kembali. Akibatnya, potensi keuntungan bisa berkurang jika investor tidak mempertimbangkan faktor tersebut.

Investor memantau pergerakan harga emas untuk menentukan waktu transaksi

Investor harus memantau pergerakan harga emas secara berkala untuk menentukan waktu terbaik dalam bertransaksi. Perubahan harga menjadi faktor utama dalam menentukan momentum beli dan jual.

Jika investor membeli saat harga tinggi atau menjual saat harga turun, potensi kerugian akan meningkat. Sebaliknya, strategi yang tepat dapat membantu memaksimalkan keuntungan.

Dengan demikian, penurunan harga emas saat ini dapat menjadi peluang investasi. Namun, investor tetap perlu mengedepankan strategi yang matang dan pemahaman yang kuat agar hasil investasi tetap optimal.

Previous Post Next Post