Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Maret Turun Lagi Jadi Rp2,263 Juta per Gram, Buyback Rp2,070 Juta

Harga Emas Perhiasan Turun Lagi pada 24 Maret 2026, Pasar Tunjukkan Tren Pelemahan

Pegawai merapikan perhiasan emas di salah satu gerai penjualan di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Pasar Perhiasan Emas Melanjutkan Penurunan Harga di Tengah Tekanan

Harga emas perhiasan kembali melemah pada Selasa, 24 Maret 2026. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir di pasar emas domestik.

Di Jakarta, pelaku usaha perhiasan mencatat penurunan harga di berbagai kadar emas. Kondisi ini mencerminkan tekanan pasar yang masih berlanjut seiring perubahan harga emas global dan dinamika permintaan.

Rajaemas Menurunkan Harga di Seluruh Kadar Karat

Rajaemas menetapkan harga emas perhiasan 24 karat di level Rp2.070.000 per gram pada hari ini. Sementara itu, untuk kadar terendah yaitu 5 karat, harga berada di Rp370.000 per gram.

Penyesuaian harga ini terjadi secara merata di seluruh tingkatan kadar emas. Harga untuk 23 karat berada di Rp1.687.000 per gram, sedangkan 18 karat dipatok Rp1.321.000 per gram. Adapun emas 10 karat dijual Rp733.000 per gram, mencerminkan tren penurunan yang konsisten di semua segmen.

Lakuemas Menetapkan Harga Lebih Tinggi Namun Tetap Mengalami Penurunan

Sementara itu, Lakuemas menetapkan harga emas perhiasan 24 karat sebesar Rp2.263.000 per gram. Meski berada di level lebih tinggi dibandingkan Rajaemas, harga ini tetap menunjukkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk kadar 23 karat, harga tercatat Rp1.942.000 per gram, sedangkan 22 karat berada di Rp1.857.000 per gram. Harga 18 karat mencapai Rp1.518.000 per gram dan terus menurun hingga 9 karat yang dipatok Rp751.000 per gram.

Pergerakan ini menegaskan bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada satu pelaku pasar, tetapi merata di berbagai platform penjualan emas perhiasan.

Penurunan Harga Mencerminkan Dinamika Permintaan dan Pergerakan Global

Penurunan harga emas perhiasan tidak terlepas dari pengaruh harga emas global yang sedang berfluktuasi. Selain itu, perubahan permintaan domestik juga ikut memengaruhi harga di tingkat ritel.

Dalam beberapa hari terakhir, tren pelemahan harga menunjukkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan baru. Pelaku pasar terus memantau perkembangan global untuk menentukan arah harga selanjutnya.

Previous Post Next Post