Harga Emas Sentuh Level Tertinggi dalam Sebulan, Perak Cetak Rekor Baru

Harga Emas Mencapai Level Tertinggi Sebulan, Perak Cetak Rekor Baru

Emas batangan 1 kilogram. / Bloomberg-Christopher Pike

The Fed Pangkas Suku Bunga, Dorong Harga Emas dan Perak Naik

Pada Jumat (12/12/2025), harga emas melonjak ke level tertinggi dalam sebulan setelah Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Kenaikan ini terdorong oleh pelemahan dolar AS yang membuat emas lebih murah bagi pembeli internasional. Harga emas di pasar spot tercatat naik 1,2% menjadi US$4.280,08 per troy ounce, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Februari menguat 2,1% ke posisi US$4.313 per ounce.

Perak Mencetak Rekor Baru, Memicu Kenaikan Logam Lain

Harga perak juga melonjak hampir 4% menjadi US$64,22 per ounce, mendekati rekor tertinggi US$64,31 yang tercatat pada sesi sebelumnya. Analis Marex, Edward Meir, menyatakan bahwa momentum kuat pada perak ikut mendorong harga emas, platinum, dan paladium. Platinum naik 2,5% menjadi US$1.697,61, sedangkan paladium menguat 1,1% ke US$1.492,55. Pelemahan dolar AS ke level terendah delapan pekan terhadap mata uang utama mendorong logam mulia menjadi lebih menarik bagi investor global.

Investor Memanfaatkan Sentimen Suku Bunga dan Inflasi

Pemangkasan suku bunga The Fed yang terus berulang memberikan sentimen bullish untuk emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil tetap. Inflasi AS yang belum turun ke target 2% juga memperkuat prospek kenaikan harga emas. Pasar menantikan data non-farm payroll AS pada 16 Desember untuk memperoleh arah kebijakan moneter berikutnya. Di sisi lain, regulator pensiun India membuka peluang investasi dana pensiun ke ETF emas dan perak, menambah permintaan global terhadap logam mulia.

Momentum Kenaikan Logam Mulia Menarik Minat Investor

Kenaikan harga emas dan perak menarik minat investor dan pedagang yang mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Logam mulia tetap menjadi instrumen lindung nilai yang diminati karena mampu menjaga daya beli di tengah fluktuasi pasar. Investor kini memanfaatkan momentum ini untuk menyesuaikan portofolio dan memaksimalkan potensi keuntungan dari kenaikan harga emas, perak, platinum, dan paladium.

Previous Post Next Post