Harga Emas Galeri 24, UBS & Antam Diskon Gede-Gedean di Hari Lebaran
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Galeri 24, UBS, dan Antam Turun Serentak pada 21 Maret 2026

Pasar Menekan Harga Emas di Galeri 24 Saat Momentum Lebaran
Harga emas batangan yang dijual melalui Galeri 24 mengalami penurunan pada perdagangan Sabtu, 21 Maret 2026. Penurunan ini terjadi di tengah momentum Lebaran yang biasanya mendorong permintaan, namun kali ini justru diwarnai koreksi harga.
Galeri 24 tetap menawarkan berbagai produk logam mulia, mulai dari emas Antam, UBS, hingga produk Galeri 24 sendiri, dengan ukuran yang beragam dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Galeri 24 Menurunkan Harga Emas 1 Gram ke Level Rp2,93 Juta
Harga emas Galeri 24 untuk ukuran 1 gram turun menjadi Rp2.930.000. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga sehari sebelumnya yang berada di level Rp2.958.000 per gram.
Penurunan ini menunjukkan tekanan yang masih berlanjut di pasar emas ritel, sekaligus mencerminkan penyesuaian harga terhadap kondisi pasar yang lebih luas.
Antam dan UBS Ikut Menurunkan Harga Secara Bersamaan
Selain Galeri 24, harga emas Antam juga mengalami penurunan signifikan. Untuk ukuran 1 gram, emas Antam dijual seharga Rp2.995.000, turun dari Rp3.047.000 per gram pada perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga emas UBS juga ikut melemah menjadi Rp2.944.000 per gram. Nilai ini turun dari posisi sebelumnya di Rp2.972.000 per gram, sehingga mempertegas tren penurunan yang terjadi secara menyeluruh.
Antam Retro Mengikuti Tren Penurunan Harga Pasar
Produk Antam Retro juga tidak luput dari tekanan. Harga emas Antam Retro ukuran 1 gram tercatat di Rp2.965.000, turun dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp2.992.000 per gram.
Penurunan serentak pada berbagai jenis emas ini menunjukkan bahwa pasar logam mulia sedang berada dalam fase koreksi yang cukup luas.
Penurunan Harga Mencerminkan Kondisi Pasar yang Masih Fluktuatif
Pergerakan harga emas yang cenderung turun dalam beberapa hari terakhir mencerminkan kondisi pasar yang masih bergejolak. Faktor eksternal seperti pergerakan harga emas global dan sentimen investor turut memengaruhi dinamika ini.
Dengan kondisi tersebut, harga emas berpotensi tetap bergerak fluktuatif dalam waktu dekat, seiring pelaku pasar terus merespons perkembangan ekonomi global.
