Harga Emas Dunia Hari Ini (9/12) di Pasar Spot Terkoreksi jelang Rapat The Fed

Harga Emas Dunia Turun Menjelang Rapat The Fed

Batangan emas seberat satu kilogram di pabrik pemurnian ABC Refinery, yang dioperasikan oleh Pallion, di Sydney, Australia, pada Kamis (17/4/2025). Bloomberg/Brendon Thorne

Investor Tunggu Arahan Suku Bunga dari The Fed

Harga emas dunia di pasar spot melemah tipis menjadi US$4.189,49 per troy ounce pada Selasa (9/12/2025) menjelang rapat kebijakan Federal Reserve (The Fed). Para investor menunggu sinyal dari Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk menentukan langkah selanjutnya dalam kebijakan moneter yang dapat memengaruhi minat terhadap emas sebagai aset non-yielding.

Emas Berjangka AS Melemah Karena Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turun 0,6% ke US$4.217,7 per troy ounce. Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dengan probabilitas 90%, naik dari 66% pada November. Penurunan suku bunga ini mendorong investor mencari keamanan di emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Bank Sentral Terus Membeli Emas dan Dorong Prospek Positif

Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, menekankan bahwa pembelian emas oleh bank sentral global tetap mendorong permintaan. Grant menilai emas masih memiliki peluang menembus US$5.000 per troy ounce pada kuartal I/2026. Pelemahan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global semakin memperkuat prospek positif logam mulia ini.

Ketegangan Geopolitik Memacu Minat Investor pada Emas

Dukungan tegas pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di London menambah tekanan geopolitik. Investor menilai ketegangan global ini memperkuat posisi emas sebagai safe haven. Morgan Stanley memproyeksikan permintaan emas tetap tinggi karena akumulasi oleh bank sentral, ETF, dan minat investor untuk lindung nilai.

Logam Mulia Lain Bergerak Bervariasi

Harga perak turun 0,5% menjadi US$57,98 per troy ounce, meski sebelumnya mencetak rekor US$59,32. Analis menyebut perak berpotensi menembus US$60 hingga US$70 per troy ounce. Platinum melemah 0,1% ke US$1.644,31, sementara palladium naik 0,2% menjadi US$1.460,75 per troy ounce.

Previous Post Next Post