Naik Lagi! Harga Emas Melejit Nyaris 4% di Akhir Pekan

Harga Emas Dunia Menguat Hampir 4 Persen Akhir Pekan Ini

emas

Gejolak Geopolitik Dorong Investor Kembali Memburu Emas

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas dunia berbalik menguat pada penutupan perdagangan pekan ini, terdorong oleh kekhawatiran geopolitik terkait pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Data Refinitiv mencatat, pada Jumat (6/2/2026), harga emas global naik 3,99% ke posisi US$4.960,39 per troy ons setelah sebelumnya melemah ke level US$4.769,89 per troy ons.

Kenaikan harga emas terjadi di tengah ketidakpastian yang masih mewarnai negosiasi nuklir yang dimediasi Oman. Investor kembali menempatkan emas sebagai aset lindung nilai karena risiko geopolitik yang membayangi pasar. Reli emas juga mendapat dorongan dari pelemahan dolar AS, di mana Indeks Dolar AS (DXY) turun sekitar 0,2% ke level 97,633. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli internasional, sehingga permintaan meningkat di akhir perdagangan.

Investor Manfaatkan Pelemahan untuk Masuk Kembali

Selain faktor geopolitik dan pelemahan dolar, penguatan harga emas juga dipicu aksi bargain hunting setelah koreksi tajam sehari sebelumnya. Setelah turun hampir 3,9% pada Kamis (5/2/2026), sebagian pelaku pasar memanfaatkan momentum tersebut untuk membeli kembali emas sehingga harga berhasil memantul dan menutup sebagian kerugian sebelumnya.

Secara mingguan, harga emas naik 1,97% secara point-to-point. Kenaikan ini berhasil menekan pelemahan pekan sebelumnya yang mencapai 2,37%. Penguatan emas akhir pekan menunjukkan bahwa investor tetap menilai logam mulia sebagai aset penting di tengah gejolak pasar global.

Previous Post Next Post