Harga Emas Antam Hari Ini (10/3) Melejit, Tembus Rp3.047.000 per Gram

Harga Emas Antam Melonjak Hingga Rp3.047.000 per Gram

Karyawati memperlihatkan kepingan emas Antam di Jakarta, Senin (30/6/2025). Bisnis/Arief Hermawan P

Harga emas Antam naik signifikan pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, mencapai Rp3.047.000 per gram. Kenaikan ini sejalan dengan pengaruh kebijakan moneter Amerika Serikat yang memengaruhi sentimen pasar logam mulia.

Antam Tawarkan Emas Berbagai Ukuran dengan Harga Naik

Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam mencatat harga emas 0,5 gram kini Rp1.573.500, meningkat dari Rp1.552.500 pada hari sebelumnya. Emas ukuran 1 gram naik Rp43.000 menjadi Rp3.047.000. Harga emas 5 gram tercatat Rp15.010.000, 10 gram Rp29.965.000, 25 gram Rp74.787.000, dan 50 gram Rp149.495.000. Emas 100 gram dipasarkan Rp298.912.000, sedangkan emas 500 gram dan 1.000 gram dibanderol masing-masing Rp1.493.820.000 dan Rp2.987.600.000.

Harga Buyback Emas Antam Ikut Naik

Harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini mencapai Rp2.802.000 per gram, naik Rp14.000 dibandingkan sebelumnya. Kenaikan buyback ini disertai penerapan PPh 22 sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan emas batangan di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP, yang langsung dipotong dari nilai buyback. Pembelian emas juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP, dilengkapi bukti potong.

Analis Prediksi Emas Masih Hadapi Tekanan

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai pergerakan emas pada timeframe H1 menunjukkan tren bearish. Meskipun harga sempat menguat, pasar masih berada dalam koreksi turun dan berpotensi melemah lebih lanjut jika tidak muncul katalis positif. Volatilitas harga komoditas global dan kebijakan moneter AS tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi harga emas ke depan.

Investor Disarankan Pantau Pergerakan Pasar

Investor disarankan memantau pergerakan pasar secara aktif untuk memanfaatkan peluang beli saat harga terkoreksi. Meski kenaikan hari ini signifikan, tekanan jangka pendek tetap terbuka seiring dinamika global yang terus berubah, sehingga strategi investasi harus menyesuaikan kondisi pasar secara real-time.

Previous Post Next Post