Harga Buyback Emas Antam Naik 14,83% hingga Hari Ini Rabu (4/2)
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Buyback Emas Antam Naik Tajam Hingga Rp2,71 Juta per Gram pada Rabu 4 Februari 2026
PT Antam mencatat kenaikan harga buyback emas hingga mendekati rekor tertinggi
Bisnis.com, Jakarta — PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat kenaikan signifikan pada harga buyback emas batangan pada Rabu, 4 Februari 2026. Data Logam Mulia menunjukkan harga buyback emas Antam naik Rp86.000 menjadi Rp2.710.000 per gram. Kenaikan ini mendorong harga kembali mendekati rekor tertinggi sebesar Rp2.989.000 yang tercatat pada 29 Januari 2026. Selama periode awal 2026, harga buyback emas Antam telah meningkat sebesar 14,83 persen.
Harga buyback emas Antam merupakan acuan pembelian kembali oleh Antam berdasarkan pecahan 1 gram. Buyback mencakup transaksi jual kembali emas, baik logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan, biasanya dengan harga lebih rendah dibanding harga jual. Meski demikian, selisih antara harga jual dan buyback memungkinkan investor meraih keuntungan, khususnya saat harga jual tinggi.
Harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan pasar global
Harga buyback Antam bergerak seiring dinamika pasar logam mulia global. Pada perdagangan Rabu (4/2/2026), harga emas spot sempat melonjak 7,1 persen ke level US$4.990 per troy ounce, memulihkan sebagian penurunan terdalam lebih dari satu dekade. Perak juga menguat lebih dari 12 persen ke atas US$89 per troy ounce karena sentimen risk-on global dan pelemahan dolar AS. Penutupan perdagangan mencatat harga emas naik 6,1 persen ke US$4.946,49 per troy ounce, sementara perak menguat 7,04 persen menjadi US$84,85.
Kenaikan tajam sepanjang Januari dipicu oleh momentum spekulatif, ketegangan geopolitik, dan kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve. Namun, harga logam mulia sempat mengalami koreksi tajam akibat posisi beli besar dari investor ritel Barat dan fund manager China, serta arus dana ke produk ETF leverage yang memperbesar risiko penurunan mendadak.
Analis menyarankan investor memanfaatkan koreksi untuk membangun posisi jangka panjang
Analis UBS Group AG, Joni Teves, menilai koreksi harga emas akan memberikan peluang bagi investor untuk membeli pada tingkat harga yang lebih strategis. Ia menyebut fase koreksi ini ideal untuk membangun posisi jangka panjang dan meningkatkan portofolio investasi dengan harga masuk yang lebih atraktif.
