Pergerakan Harga Emas Hari Ini Jumat, 12 Desember 2025 di Pasar Spot
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Emas Spot Berfluktuasi pada Jumat 12 Desember 2025

Harga Emas Spot Melemah di Awal Perdagangan
Pada Jumat (12/12/2025), harga emas di pasar spot memulai perdagangan dengan pelemahan tipis 0,11% atau 4,65 poin, turun ke level US$4.275,53 per troy ounce pada pukul 09.30 WIB. Harga emas berjangka Comex AS untuk kontrak Februari 2026 juga melemah 0,17% ke US$4.305,8 per troy ounce. Pelemahan awal ini terjadi meski The Fed memberikan sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga tambahan pada 2026, yang seharusnya menjadi katalis positif bagi logam mulia.
The Fed Dorong Pasar Emas dengan Sinyal Kebijakan Longgar
Investor bereaksi terhadap prospek suku bunga rendah dan rencana The Fed memulai pembelian obligasi pemerintah AS senilai US$40 miliar per bulan mulai Jumat. Langkah ini bertujuan memperkuat cadangan sistem keuangan dan mendorong likuiditas pasar. Prospek suku bunga yang lebih rendah membuat emas dan perak menjadi aset menarik, karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil tetapi tetap diminati sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.
Emas dan Perak Catat Reli Tahunan Terbaik Sejak 1979
Kenaikan harga emas dan perak sepanjang tahun ini masing-masing mencapai lebih dari 60% dan lebih dari dua kali lipat, menempatkan kedua logam tersebut di jalur performa tahunan terbaik sejak 1979. Bank sentral global melakukan pembelian agresif, sementara investor beralih dari obligasi pemerintah dan pasar valuta. Kepemilikan ETF berbasis emas meningkat setiap bulan kecuali Mei, sedangkan permintaan perak melonjak karena pasokan yang ketat di pusat perdagangan utama, mendorong harga perak mencetak rekor US$64,3120 per troy ounce pada Kamis lalu.
Emas Berbalik Menguat Sore Hari
Menjelang sore, harga emas spot berbalik menguat 0,55% ke US$4.303,68 per troy ounce pada pukul 15.44 WIB. Harga emas berjangka Comex AS kontrak Februari 2026 naik 0,3% ke US$4.325,9 per troy ounce. Pergerakan ini menunjukkan respons pasar terhadap kebijakan moneter dan permintaan investor, sekaligus menegaskan posisi emas sebagai aset strategis di tengah dinamika pasar global.
