Emas jadi Primadona Investasi di Kepri, Meski Harga Melonjak

Emas Menjadi Primadona Investasi di Kepri Saat Harga Terus Bergerak Naik

Karyawan menunjukkan emas logam mulia di Butik Emas Antam di Jakarta, Rabu (29/10/2025)./JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani

OJK Kepri Mencatat Minat Investasi Emas Terus Menguat di Tengah Fluktuasi Harga

Minat masyarakat Kepulauan Riau terhadap investasi emas terus menunjukkan penguatan seiring dengan pergerakan harga logam mulia yang cenderung naik dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang dianggap aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika pasar keuangan global.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, menyampaikan bahwa volatilitas harga emas justru mendorong ketertarikan masyarakat untuk berinvestasi. Ia menilai pergerakan harga yang dinamis menciptakan persepsi positif terhadap prospek emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang. Menurutnya, meskipun harga emas sempat mengalami koreksi di beberapa periode, tren penguatan tetap menjadi daya tarik utama bagi investor ritel.

Generasi Muda Kepri Mulai Mengadopsi Investasi Emas Digital

Selain emas fisik, OJK Kepri juga mencermati peningkatan minat terhadap emas digital, terutama di kalangan generasi muda. Sinar menilai kemudahan akses dan fleksibilitas transaksi mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi melalui platform digital. Tren tersebut sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi sejak dini.

Ia menambahkan bahwa emas digital menjadi alternatif yang relevan bagi investor pemula karena dapat dibeli dengan nominal kecil dan dikelola secara praktis. Dengan demikian, emas tidak lagi dipandang sebagai instrumen investasi konvensional semata, melainkan juga sebagai bagian dari gaya hidup finansial generasi produktif.

Pekerja di Batam Memilih Emas sebagai Simpanan Jangka Panjang

Pandangan positif terhadap emas juga datang dari kalangan pekerja di Batam. Krissando Sultan, salah satu pekerja swasta, mengaku menjadikan emas sebagai bentuk simpanan jangka panjang di luar tabungan perbankan. Ia menilai emas memiliki karakter yang relatif stabil meskipun harga mengalami naik turun.

Krissando menyebutkan bahwa hingga saat ini ia belum berencana menjual emas yang dimilikinya. Menurutnya, tingginya harga tidak menyurutkan minat masyarakat untuk membeli emas karena instrumen ini tetap dianggap aman dan memiliki potensi kenaikan nilai dalam jangka panjang.

Harga Emas Antam Mengalami Koreksi Tajam pada Awal Februari 2026

Di sisi lain, harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) tercatat mengalami koreksi signifikan pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. Berdasarkan data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram dipatok sebesar Rp2.844.000 per gram pada pukul 08.56 WIB, turun Rp183.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, harga buyback emas Antam ditetapkan sebesar Rp2.624.000 per gram atau turun Rp9.000. Antam juga menetapkan ketentuan pajak PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Previous Post Next Post