Antam (ANTM) Jual 37.406 kg Emas Sepanjang Tahun 2025
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Antam Mencatat Penjualan Emas 37.406 Kilogram Sepanjang Tahun 2025
Permintaan domestik yang solid menopang kinerja penjualan emas Antam
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam berhasil membukukan penjualan emas sebesar 37.406 kilogram sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut setara dengan 1.202.631 troy ounce dan mencerminkan kuatnya permintaan emas di pasar domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Manajemen Antam menyampaikan bahwa penjualan emas pada 2025 bergerak sejalan dengan minat masyarakat yang tetap tinggi terhadap instrumen investasi berbasis logam mulia. Kondisi ekonomi global yang penuh tekanan mendorong emas kembali berperan sebagai aset lindung nilai dan pilihan investasi utama.
Antam menjaga kinerja emas di tengah tekanan ekonomi global
Manajemen Antam menjelaskan bahwa ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, fluktuasi pasar keuangan, serta tekanan inflasi menjadi faktor utama yang meningkatkan permintaan emas. Situasi tersebut membuat investor cenderung mencari instrumen yang dinilai aman dan stabil dalam menjaga nilai kekayaan.
Di tengah volatilitas nilai tukar dan dinamika suku bunga global, produk emas Antam tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Kondisi ini menjaga kontribusi segmen emas terhadap kinerja perusahaan tetap signifikan sepanjang 2025.
Produksi emas Antam tetap berjalan stabil sepanjang 2025
Di sisi produksi, Antam mencatat produksi emas sebesar 743 kilogram atau setara dengan 23.888 troy ounce sepanjang 2025. Produksi tersebut mendukung kebutuhan pasokan domestik sekaligus menjaga kesinambungan operasional perusahaan di tengah lonjakan permintaan.
Manajemen menilai keseimbangan antara produksi dan penjualan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas bisnis emas Antam, terutama saat pasar global mengalami tekanan dan volatilitas yang tinggi.
Antam membukukan pertumbuhan signifikan pada segmen nikel dan bauksit
Selain emas, Antam juga mencatat kinerja positif pada segmen mineral lainnya. Produksi bijih nikel sepanjang 2025 mencapai 16,11 juta wet metric ton (wmt), meningkat 62% dibandingkan 2024. Penjualan bijih nikel terealisasi sebesar 14,58 juta wmt atau tumbuh 75% secara tahunan.
Pada segmen feronikel, Antam memproduksi 16.064 ton nikel dalam feronikel dengan volume penjualan sebesar 10.528 ton nikel. Seluruh penjualan feronikel terserap pasar ekspor, terutama Korea Selatan, India, dan China sebagai pusat industri baja nirkarat dunia.
Sementara itu, produksi bauksit mencapai 2,83 juta wmt atau melonjak 112% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan bauksit juga meningkat signifikan menjadi 1,89 juta wmt. Adapun produksi alumina tercatat 181.690 ton, dengan penjualan mencapai 180.221 ton sepanjang 2025.
