Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Minggu 22 Maret 2026
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Antam di Pegadaian Tetap Stabil pada 22 Maret 2026
Pegadaian Menahan Harga Emas Antam 1 Gram di Level Rp2,995 Juta
Harga emas Antam di Pegadaian tidak mengalami perubahan pada perdagangan Minggu, 22 Maret 2026. Berdasarkan data resmi, harga jual emas Antam ukuran 1 gram bertahan di Rp2.995.000, sementara harga buyback berada di level Rp2.735.000.
Kondisi ini menunjukkan pasar emas domestik cenderung stabil meskipun tekanan global masih berlangsung. Stabilitas tersebut juga mencerminkan sikap pelaku pasar yang menunggu arah pergerakan berikutnya.
Pegadaian Menjaga Harga Emas Ukuran Kecil Hingga Menengah Tetap Konsisten
Pegadaian menetapkan harga emas Antam ukuran 0,5 gram sebesar Rp1.550.000 dengan buyback Rp1.367.000. Selanjutnya, emas ukuran 2 gram dijual Rp5.927.000 dengan harga buyback Rp5.471.000.
Pada ukuran menengah, emas 5 gram dibanderol Rp14.739.000 dengan buyback Rp13.679.000. Sementara itu, emas 10 gram dipatok Rp29.420.000 dengan nilai buyback Rp27.359.000.
Stabilitas harga di berbagai ukuran ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar masih berada dalam fase konsolidasi.
Pegadaian Menetapkan Harga Emas Ukuran Besar Sejalan dengan Tren Stabil
Untuk ukuran besar, Pegadaian membanderol emas Antam 50 gram di harga Rp146.758.000 dengan buyback Rp136.127.000. Selain itu, emas 100 gram dijual Rp293.435.000 dengan harga buyback Rp272.254.000.
Pada ukuran lebih besar, emas 500 gram tercatat dijual Rp1.466.409.000. Adapun emas 1.000 gram atau 1 kilogram dipatok Rp2.932.776.000 dengan nilai buyback Rp2.709.138.000.
Konsistensi harga pada seluruh ukuran ini memperkuat indikasi bahwa pasar emas domestik masih stabil dalam jangka pendek.
Investor Mengamati Selisih Harga Jual dan Buyback untuk Menentukan Strategi
Selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi faktor penting bagi investor. Dalam kondisi harga stagnan, pelaku pasar cenderung mencermati peluang dari selisih tersebut sebelum mengambil keputusan jual atau beli.
Dengan kondisi pasar yang belum menunjukkan pergerakan signifikan, investor masih menunggu momentum yang lebih kuat untuk menentukan langkah berikutnya.
