Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret Naik Lagi Jadi Rp2,631 Juta per Gram, Buyback Rp2,69 Juta

Harga Emas Perhiasan Naik Lagi Menjadi Rp2,631 Juta per Gram pada 12 Maret 2026

Pegawai merapikan perhiasan emas di salah satu gerai penjualan di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Harga emas perhiasan kembali mengalami kenaikan pada Kamis, 12 Maret 2026, menandai tren positif bagi pasar logam mulia di Jakarta. Kenaikan ini tercermin pada berbagai kadar emas, termasuk emas 24 karat yang kini dibanderol Rp2.690.000 per gram di Rajaemas dan Rp2.631.000 per gram di Lakuemas.

Penjualan Emas Perhiasan 24 Karat dan Kadar Lain Mengalami Kenaikan

Pegawai di sejumlah gerai emas memperlihatkan peningkatan minat pembeli yang mendorong harga perhiasan naik. Emas 24 karat di Rajaemas terjual Rp2.690.000 per gram, sementara emas 5 karat dipatok Rp490.000 per gram. Lakuemas menetapkan harga emas 24 karat sebesar Rp2.631.000 per gram, diikuti emas 23 karat Rp2.262.000 per gram dan emas 22 karat Rp2.163.000 per gram. Pergerakan harga ini menunjukkan respon pasar terhadap permintaan konsumen yang tetap stabil, meski ada fluktuasi kecil di beberapa kadar emas lainnya.

Pedagang Memperkuat Ketersediaan Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga

Para pedagang memastikan stok perhiasan tetap tersedia untuk memenuhi permintaan konsumen yang meningkat selama awal tahun. Rajaemas mencatat kenaikan harga signifikan untuk emas K24, K23, dan K22, sementara Lakuemas menyesuaikan harga jual sesuai kadar emas masing-masing. Perubahan harga ini membantu konsumen menyesuaikan pilihan berdasarkan kualitas dan budget.

Tren Kenaikan Harga Emas Perhiasan Didukung Stabilitas Pasar

Mia Chitra Dinisari dari Bisnis.com melaporkan bahwa kenaikan harga emas perhiasan merupakan respons alami pasar terhadap permintaan dan suplai. Konsumen tetap tertarik membeli emas sebagai investasi dan perhiasan, sementara pedagang mengoptimalkan stok untuk menjaga likuiditas dan keuntungan. Pergerakan ini menegaskan peran emas sebagai aset aman sekaligus produk konsumen yang terus diminati.

Previous Post Next Post