Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari ini Melonjak Semua
- Ratna Dewi
- 0
- Posted on
Harga Emas Galeri 24, Antam, UBS dan Antam Retro Kompak Naik pada 11 Februari 2026

Galeri 24 Menaikkan Harga Seluruh Produk Emas Batangan di Awal Perdagangan
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas batangan yang dipasarkan Galeri 24 melonjak serentak pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Kenaikan ini mendorong seluruh merek logam mulia yang tersedia di jaringan tersebut bergerak lebih tinggi dibandingkan posisi sehari sebelumnya.
Galeri 24 menawarkan berbagai pilihan emas batangan, mulai dari merek Antam, Galeri 24, UBS hingga Antam Retro. Perusahaan ini menyediakan ukuran beragam, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, sehingga investor dapat menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan dan strategi investasi mereka.
Pada perdagangan hari ini, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram mencapai Rp2.987.000. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada di level Rp2.979.000 per gram. Kenaikan ini memperlihatkan tren penguatan harga emas ritel yang masih berlanjut.
Harga Emas Antam dan UBS Ikut Terdorong Lebih Tinggi
Selain produk Galeri 24, harga emas Antam juga mencatat kenaikan signifikan. Untuk ukuran 1 gram, Galeri 24 membanderol Rp3.250.000, lebih tinggi dibandingkan harga kemarin sebesar Rp3.233.000 per gram. Lonjakan ini menegaskan tingginya minat pasar terhadap emas bersertifikat resmi.
Sementara itu, harga emas UBS 1 gram ikut meningkat menjadi Rp3.002.000. Sebelumnya, harga produk yang sama berada di Rp2.993.000 per gram. Pergerakan ini menunjukkan kenaikan yang konsisten di berbagai merek emas batangan.
Harga Emas Antam Retro Melanjutkan Tren Penguatan
Emas Antam Retro pun mengikuti tren serupa. Pada Rabu pagi, Galeri 24 menjual emas Antam Retro 1 gram di harga Rp3.185.000. Harga tersebut naik dari Rp3.175.000 per gram pada perdagangan sebelumnya.
Dengan kenaikan yang terjadi secara merata, pasar emas ritel menunjukkan dinamika positif pada pertengahan pekan ini. Investor terus memantau pergerakan harga sebagai pertimbangan dalam menentukan waktu pembelian maupun realisasi keuntungan, terutama di tengah kondisi pasar keuangan yang masih fluktuatif.
